SERVICES

Gratis,Market Research,Financial Consulting

Pengaturan Pakan Ayam Broiler Agar Cepat Gemuk


Memiliki ternak ayam pedaging atau broiler dengan tubuh yang sehat dan gemuk merupakan idaman semua peternak. Dengan begitu, kualitas produk yang dihasilkan juga berkualitas prima dan baik untuk memenuhi kebutuhan pasar.

Pemberian pakan juga disesuaikan dengan tahap atau fase pada masing-masing hewan ternak agar perkembangannya optimal serta menghasilkan produk yang prima.

Namun, tidak semua pakan dapat memberi tubuh yang sehat dan gemuk pada ayam broiler. Nah, pada artikel kali ini, kami akan membahas bagaimana pengaturan pakan ayam broiler agar cepat gemuk dan sehat. Mau tahu? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini ya!

A. Apa Itu Pakan?

Setiap makhluk memerlukan makanan untuk sumber energi dan pemenuhan zat penting bagi tubuh, termasuk hewan ternak ayam broiler. Ternak ayam umumnya menggunakan pakan untuk memenuhi kebutuhan makan dan nutrisi sehari-hari.

Yang dimaksud dengan pakan adalah segala sesuatu yang dapat diberikan pada ternak sebagai sumber energi dan zat gizi. Biasanya, pakan pada hewan ternak dapat berupa pellet, mash, maupun crumble. Pakan ini umumnya telah diracik dan diramu untuk mendapat takaran yang pas bagi hewan ternak dengan penambahan vitamin agar zat nutrisi terpenuhi.

B. Komposisi Pakan Ayam Broiler

 Konsumsi pakan pada ayam broiler bergantu pada umur, strain, aktifitas dan suhu lingkungan sekitar. Ada dua jenis pakan ayam broiler, yakni ransum untuk periode starter dan periode finisher. Pada ransum periode starter, adapun komposisi pakannya adalah Protein sebesar 22 hingga 24 persen, Serat Kasar sebesar 4 persen, Lemak sebesar 2,5 persen, Kalsium sebesar 1 pesen dan Fosfor sebesar 0,7 hingga 0,9 persen. 

Di sisi lain, ransum pakan untuk periode finisher terdiri dari Protein sebsar 18,1 hingga 21,2 persen, Serat Kasar sebesar 4,5 persen, Lemak sebesar 2,5 persen, Kalsium 1 persen dan Fosfor sebanyak 0,7 hingga 0,9 persen. 

Adanya perbedaan ini disebabkan oleh perbedaan protein dan zat nutrisi lainnya antara satu periode dengan periode yang lain. Pakan untuk ayam broiler harus memenuhi beberapa syarat sebagai berikut ini:

  • Mempunyai kandungan energi dan protein yang jelas dan diketahui
  • Memiliki kandungan protein yang tinggi guna menopang pertumbuhan ternak ayam broiler yang sangat cepat
  • Mengandung energi yang lebih agar ternak ayam broiler memiliki kandungan lemak yang cukup saat dipanen

Lebih lanjut, ayam broiler memerlukan energi yang tinggi, yakni lebih dari 3.000 kkal per kilogram ransum. Guna memenuhi kebutuhan ini, dapat diberikan tambahan mnyak agar gizi dari ransum dapat seimbang dan menghasilkan produk yang baik.

Adapun beberapa bahan yang umum digunakan sebagai pemenuhan energi ayam broiler adalah bungkil kelapa, bekatul dan bungkil kacang tanah. Di sisi lain, untuk memenuhi lemak pada ayam broiler ditambahkan minyak nabati seperti minyak kelapa pada pakan ayam.

C. Bahan Pakan Ayam Broiler

Adapun tabel bahan pakan pada ayam broiler adalah sebagai berikut:

No

Parameter

Satuan

Persayaratan

Anak Ayam Pedaging (Broiler Starter)

Ayam Petelur Dara (Broiler Finisher)

1

Kadar Air

%

Maks. 14,0

Maks. 14,0

2

Protein Kasar

%

Min. 19,0

Min 18,0

3

Lemak Kasar

%

Maks. 7,4

Maks. 8,0

4

Serat Kasar

%

Maks. 6,0

Maks. 6,0

5

Abu

%

Maks. 8,0

Maks. 8,0

6

Kalsium (Ca)

%

0,90 – 1,20

0,90 – 1,20

7

Fosfor Total (P)

%

0,60 – 1,00

0,60 – 1,00

8

Fosfor Tersedua

%

Min. 0,40

Min. 0,40

9

Energi Termetabolis (ME)

Kcal/kg

Min. 2.900

Min. 2.900

10

Total Aflatoksin

μ/kg

Maks. 50,0

Maks. 50,0

11

Asam Amino

 

 

 

 

-Lisin

%

Min. 1,10

Min. 0,90

 

-Metionin

%

Min. 0,40

Min. 0,30

 

-Metionin + Sistin

%

Min. 0,60

Min. 0,50

Bahan pakan tersebut terdiri dari bahan organik dan anorganik. Bahan organik terkandung dalam bahan pakan lemak, protein, serat kasar dan bahan ekstrak tanpa nitrogen. Sedangkan bahan anorganik adalah jenis bahan pakan dengan kandungan kalsium, fosfor, kalium, magnesium dan natrium.

Terdapat dua jenis bahan pakan, yakni bahan pakan konvensional dan bahan pakan substitusi.

a. Bahan Pakan Konvensional

Yang dimaksud dengan bahan pakan konvensional yakni bahan baku yang umum digunakan pada pakan yang biasanya memiliki kandungan nutrisi yang cukup dan disukai oleh ternak. Adapun bahan pakan konvensional pada pakan ternak ayam broiler adalah bahan makro, jagung, gandum, tepung ikan, bungkil kedelai dan lain sebagainya.

b. Bahan Pakan Substitusi

Jenis bahan pakan ini terdiri dari bahan baku yang belum banyak dimanfaatkan sebagai bahan hasil ikutan industri agro atau peternakan dan perikanan. Sebagai substitusi, bahan pakan ini umumnya digunakan sebagai bahan pengganti untuk bahan pakan konvensional dengan kandungan gizi yang sama atau setara.

c. Ransum

Yang dimaksud dengan ransum adalah jenis pakan jadi yang siap diberikan pada ternak. Pakan ini tersusun dari berbagai jenis bahan pakan yang telah dikalkulasi berdasarkan pada kebutuhan industri dan energi yang dibutuhkan. 

Ransum sendiri terdiri dari tiga jenis. Yakni mash, pellet, dan crumble.

  • Mash, merupakan ransum yang paling sederhana dan terbuat dari campuran serbuk atau tepung dan granola.
  • Pellet, adalah jenis ransum yang terdiri dari berbagai bahan pakan dengan perbandingan komposisi yang sudah ditentukan. Bahan pakan ini diolah menggunakan mesin pellet atau pelletizer guna mengurangi loss nutrisi dalam bentuk yang lebih utuh. Jenis pellet dinilai lebih praktis dan higienis karena tidak mudah tercecer dan mudah dikonsumsi oleh hewan ternak.
  • Crumble, sama seperti dua jenis lainnya yang telah disebutkan, hanya saja memiliki bentuk yang menyerupai tepung dan mudah menyebar. Pakan jenis ini menyisakan beberapa sisa yang dapat menjadi hambatan tersendiri apabila bersentuhan dengan air dan menjadi kotoran pada kandang hewan ternak.

d. Konsentrat

 Berdasar pada kandungan gizi, pakan konsentrat dibagi dalam dua golongan. Yakni konsentrat sebagai sumber energi dan konsentrat sebagai sumber protein.

Konsentrat dikatakan sebagai sumber protein dari hewan jika mengandung Protein lebih dari 47 persen, Mineral Kalsium lebih dari 1 persen dan Fosfor lebih dari 1,5 persen dan terdapat kandungan Serat Kasar di bawah 2,5 persen. Contohnya bahan pakan tepung susu, tepung ikan, tepung bulu, tepung cacing dan tepung darah.

Sebagai sumber protein yang terdiri dari bahan tumbuhan dengan kandungan Protein dibawah 47 persen, Mineral Kalsium dibawah 1 persen dan Fosfor dibawah 1,5 persen. Selain itu, terdapat Serat Kasar lebih dari 2,5 persen. Contohnya, bungkil kelapa, bungkil wijen, bungkil kelapa sawit, tepung bunga matahari, tepung kedelai dan tepung biji kapuk.

Dikatakan konsentrat sebagai sumber energi jika kandungan protein dibawah 18 persen, TDN sebesar 60 persen dan Serat Kasar lebih dari 10 persen. Contohnya adalah dedak, jagung, polar dan empok.


Manajemen Ternak Ayam Petelur


Memiliki peternakan merupakan mimpi bagi sebagian orang. Di tengah perkembangan pesat dalam bidang teknologi dan ilmu pengetahuan seperti saat ini, bisnis peternakan masih menjadi primadona dengan tujuan memenuhi kebutuhan pasar akan produk peternakan, salah satunya telur ayam.

Telur ayam menjadi produk yang sangat dibutuhkan masyarakat dalam berbagai hidangan makanan maupun minuman. Di tengah tingginya kebutuhan, beternak ayam petelur bisa menjadi pilihan bisnis yang tepat untuk Anda.

Pada artikel kali ini, kami akan memberi sedikit informasi mengenai manajemen ternak ayam petelur yang baik dan benar. Untuk selengkapnya, simak penjelasan berikut ini ya!

Pengertian Ayam Petelur

Pada umumnya, ternak ayam dibagi menjadi dua jenis. Yakni ayam petelur yang dikembang biakkan untuk diambil produk telurnya dan ayam pedaging yang dikembang biakkan untuk diambil dagingnya. Ayam petelur menurut sejarahnya, adalah jenis ayam yang tinggal di kawasan hutan dan dipelihara oleh warga desa.

Dari waktu ke waktu, ayam ini kemudian diseleksi dengan berbagai kriteria guna menemukan gen petelur unggulan dan pedaging unggulan. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan berbagai gen terbaik di kelas petelur dan membuang sifat bawaan jelek dari induknya. Dalam seleksi ini, digunakan plasma nutfah yang digunakan sebagai penyeleksi bibit unggulan.

Kegiatan budidaya ayam petelur dapat dimulai saat ternak ayam berada di umur 5 bulan dan berlanjut hingga menghasilkan telur di tahun 1 hingga 2.

Manajemen Ternak Ayam Petelur

Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam beternak ayam petelur. Antara lain:

1. Mengenali Jenis Ayam untuk Ternak Petelur

Aspek ini menjadi aspek dasar dalam kegiatan budidaya ayam petelur, yakni mengenal dan memilih jenis ayam yang cocok untuk dikembang biakkan dalam peternakan. Pengenalan dan pemilihan ini sangat penting dalam penentuan harga jual dan untung yang akan didapat.

Umumnya, terdapat dua jenis ayam yang dapat dikembang biakkan menjadi ayam petelur. Yaitu ayam petelur putih dan ayam petelur cokelat.

a. Ayam Petelur Putih (Ayam Ringan)

 Ayam petelur putih ini mempunyai karakteristik sebagai berikut:

  • Jenis ayam petelur yang paling mudah dijumpai di pasaran
  • Memiliki telur berwarna putih
  • Bobot tubuh lebih ringan dibandingkan dengan ayam petelur cokelat
  • Peka terhadap udara panas dan suara bising

b. Ayam Petelur Cokelat (Ayam Medium)

 Adapun karakteristik yang dimiliki ayam petelur cokelat adalah sebagai berikut:

  • Tidak hanya petelur, ayam ini juga dapat dimanfaatkan sebagai ayam pedaging
  • Memiliki telur berwarna cokelat
  • Ukuran telur lebih bulat dan lebih besar
  • Harga telur lebih mahal
  • Cenderung sukar dijumpai dan harga lebih mahal untuk dibeli

2. Memilih Bibit Ayam Petelur yang Unggul

Dalam memilih bibit ataupun indukan, semua peternak tentu ingin mendapatkan bibit atau indukan dengan kualitas terbaik di kelasnya guna menghasilkan produk yang sama tinggi kualitasnya. Nah, ada beberapa hal yang dapat diperhatikan dalam pemilihan bibit ternak ayam petelur agar mendapat kualitas unggulan. Antara lain:

  • Bibit ayam petelur tidak mengalami cacat pada badan
  • Bibit ayam petelur mempunyai bulu yang halus dan mengkilap
  • Bibit ayam petelur harus dari induk yang sehat dan berkualitas
  • Bibit ayam petelur mempunyai tubuh yang sehat dan ideal
  • Bibit ayam petelur memiliki perkembangan yang sehat dan minim penyakit
  • Bibit ayam petelur mempunyai nafsu makan yang tinggi

Alangkah baiknya jika Anda dapat mengetahui informasi indukan sehingga dapat menelusuri track record dari indukan dan tahap perkembangan bibit ayam petelur.

3. Menentukan Kandang Ayam Petelur

Kandang menjadi hal yang sangat penting bagi ternak karena akan menjadi tempat tinggal dan tempat hidup dari ternak ayam petelur. Pembuatan dan penentuan kandang dapat dilihat dari kebutuhan, kondisi lingkungan serta budget yang dimiliki oleh peternak. Tapi diingat, buatlah kandang senyaman dan seaman mungkin agar ternak tetap sehat dan tidak mudah stress guna menghindari parasit maupun penyakit berbahaya.

Ada dua jenis kandang yang dapat dipilih oleh peternak ayam telur. Yakni kandang baterai dan kandang koloni.

a. Kandang Baterai

 Kandang baterai memiliki bentuk bertingkat atau bersusun dengan bahan pembuat dari bilah bambu maupun kawat besi. Satu kandang baterai hanya digunakan untuk 1 ekor ayam, maka dari itu, untuk menggunakan kandang baterai diperlukan ruang yang luas.

Keunggulan dari kandang jenis ini adalah proses pengambilan telur yang lebih mudah dengan lantai dibuat miring agar telur dapat menggelinding tanpa merusak satu sama lainnya dan tidak terkontaminasi dengan kotoran ternak maupun sisa pakan. Sehingga telur lebih higienis dan terjaga kebersihannya.

b. Kandang Koloni

Seperti namanya, kandang ini adalah jenis kandang luas yang dimana ternak ayam dibiarkan berkumpul dalam satu kandang tanpa sekat, sehingga bisa memuat lebih banyak ayam. Penggunaan kandang ini cocok untuk peternak ayam petelur dengan skala kecil atau yang baru memulai bisnis ternak ayam.

Keunggulan kandang ini adalah biaya pembuatan yang lebih murah serta dapat dimanfaatkan untuk pemeliharaan ayam pedaging. Kelemahannya, peternak akan sulit mencari telur yang tersebar dalam kandang dan telur akan dengan mudah terkontaminasi dengan kotoran ternak maupun kotoran lain yang ada di lantai kandang.

Selain jenis kandang, lokasi pembuatan kandang juga harus diperhitungkan. Anda dapat membuat kandang peternakan ayam petelur yang jauh dari pusat pemukiman warga. Hal ini dikarenakan limbah dari kandang dapat menimbulkan wangi tidak sedap dan dapat membuat warga sekitar merasa tidak nyaman. Namun, perlu diperhatikan juga akses masuk menuju kandang. Pastikan mudah diakses menggunakan kendaraan maupun dengan jalan kaki.

4. Pakan Ayam Petelur

Makanan yang dikonsumsi ayam petelur juga menjadi faktor penting dimana nutrisi yang ada akan mempengaruhi kualitas produk ternak. Jenis pakan ayam petelur dengan kualitas yang baik umumnya menggunakan jagung, pakan konsentrat dan tepung ikan. Ketiga bahan tersebut dapat memenuhi kebutuhan protein dan nutrisi lengkap bagi ternak ayam.

Pemberian pakan untuk ayam dapat dibagi dalam dua fase. Yakni starter dan finishing. Pakan starter diberikan pada ternak di empat minggu awal perkembang biakan. Sementara pakan finishing dapat diberikan di minggu kelima hingga keenam.

Minuman untuk ayam petelur dapat menggunakan air bersih dan obat anti stress. Obat ini dapat Anda tambahkan ke dalam air minum ternak dengan penambahan sedikit gula agar rasa air tidak terlalu pahit.

5. Kebersihan Kandang Ternak

Kebersihan harus diterapkan pada kandang ayam petelur. Hal ini untuk menghindarkan ayam dari parasit maupun bibit penyakit berbahaya. Kebersihan kandang juga menentukan kesehatan ternak, dimana kandang yang terlalu kotor dapat membuat ternak merasa stress dan mudah sakit.

Pembersihan kandang dapat dilakukan setiap hari dengan memastikan tidak ada kotoran ternak, sisa pakan maupun jenis kotoran lainnya berada terlalu lama di dalam kandang. Untuk menyiasati, beberapa peternak membangun kandang ayam di atas kolam ikan agar pembersihan dapat lebih mudah dilakukan.

6. Pemberian Vaksin

 Tidak hanya manusia, ternak ayam juga memerlukan vaksin sebagai tambahan booster pada kesehatan. Vaksin pada ternak adalah tambahan vitamin dan nutrisi agar kesehatan dan kualitas hidup ternak lebih terjaga. Periksakan dan lakukan vaksin secara rutin guna menghindari penyakit berbahaya.

Apabila ada ternak yang sakit, segera pisahkan dalam kandang khusus agar penyakit tidak cepat menular ke ternak lainnya dan rawat ternak hingga sembuh dengan pemberian obat dan nutrisi yang cukup.

7. Panen Telur

Kegiatan panen dapat dilakukan tiga kali dalam sehari, yakni pada pagi, siang dan sore hari. Tidak semua telur dapat lolos ke pasaran. Kenali beberapa jenis telur normal dan abnormal seperti di bawah ini:

  • Telur berkualitas baik memiliki bentuk oval, tidak terlalu lonjong dan gepeng. Telur abnormal cenderung berbentuk lebih kecil.
  • Telur berkualitas baik memiliki kulit yang tipis.
  • Telur dengan kualitas baik cenderung tenggelam di air, sedangkan telur abnormal mengambang di dalam air.

Kandang yang Baik untuk Ayam Broiler


Selain pakan, hal terpenting dalam bisnis peternakan ialah kandang yang baik untuk hewan ternak. Kandang berfungsi sebagai tempat tinggal, tempat makan dan minum, serta pembudidayaan secara keseluruhan dari hewan ternak. Maka dari itu, pembuatan kandang haruslah didesain dan dipikirkan dengan baik agar hewan ternak bisa betah di dalam kandang.

Kali ini kami akan memberi informasi mengenai kandang yang baik untuk ternak ayam broiler atau ayam pedaging. Penasaran? Yuk, simak penjelasan di bawah ini ya!

A. Aspek yang Perlu Diperhatikan 

Sebelum membuat dan menentukan kandang untuk ternak, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa aspek di bawah ini. Antara lain:

1. Jumlah Ternak yang Akan Dipelihara

Aspek pertama yakni jumlah ayam pedaging atau ayam broiler yang hendak diternakkan. Hal ini dinilai sangat penting karena menentukan besar dan luasnya kandang yang hendak dibangun nantinya. Penentuan jumlah ternak juga berpengaruh pada ruang gerak pada masing-masing ternak. 

Pastikan kandang yang akan dibuat muat atau cukup diisi oleh ternak ayam Anda nantinya. Perlu diperhatikan pula apakah nantinya Anda akan menambah jumlah ternak atau tidak sehingga dapat menyesuaikan ukuran kandang ayam broiler.

2. Penyesuaian Lahan

Aspek kedua yakni luas lahan yang ada untuk dibuat kandang. Keterbatasan lahan yang ada dapat menjadi masalah di kemudian hari apabila Anda berencana memperluas kandang atau menambah hewan ternak. Jadi, ukur dulu kemampuan dan kebutuhan lahan untuk membuat kandang sebelum benar-benar membangun kandang untuk ternak ayam Anda.

3. Usia Ternak Ayam

Yang terakhir yakni memperhatikan usia ternak ayam. Masing-masing rentang usia ayam memerlukan perawatan yang berbeda-beda. Misalnya, anak ayam yang menjadi bibit ternak wajib dipisahkan dari induk atau telur ternak ayam yang perlu dipisahkan dari indukannya.

B. Jenis Kandang Ayam Broiler

Ada beberapa jenis kandang yang dapat dipilih oleh peternak menyesuaikan dengan lahan, kebutuhan serta ketersediaan dana atau budget dari peternak. Antara lain:

1. Kandang Open House

Jenis kandang pertama yang dapat dijadikan pilihan kandang yakni jenis kandang open house atau kandang terbuka. Jenis kandang ini banyak diterapkan pada negara-negara berkembang, seperti di Indonesia. 

Jenis kandang ini memiliki sirkulasi udara yang baik karena kandang tidak diberi sekat yang membuat udara mudah berganti. Selain itu, jenis kandang open house dapat membuat proses ternak menjadi lebih baik. Keunggulan lainnya adalah jumlah ternak ayam tumbuh lebih alami dan meningkatkan segi kualitas pada hewan ternak.

Kekurangan jenis kandang open house adalah apabila Anda membangun kandang di lingkungan yang dekat dengan kawasan pemukiman, maka dapat menimbulkan bau tidak sedap yang dapat mengganggu kenyamanan dan aktivitas warga. Ada baiknya jika Anda memilih kandang ini, pilih lokasi yang jaraknya cukup jauh dari pusat pemukiman.

2. Kandang Close House

Kebalikan dari kandang open house, kandang close house adalah jenis kandang yang lebih tertutup dimana banyak digunakan oleh peternak di negara maju. Kandang close house terbilang kandang modern yang bersifat intensif.

Jumlah ternak ayam pada kandang ini terbilang sangat banyak, hingga mencapai puluhan ribu ekor. Umumnya, kandang close house diberi ventilasi buatan dengan memuat kipas agar udara dapat berganti dengan baik sehingga sirkulasi udara di dalam kandang tetap terjaga kelembapan tanpa membuat ayam stress ataupun menimbulkan penyakit berbahaya.

Dengan begitu, jenis kandang close house dinilai lebih bersih dan higienis, baik untuk peternak maupun lingkungan sekitar peternakan. Meski demikian, pembuatan kandang close house memakan lebih banyak biaya dibandingkan kandang open house. Pilih jenis kandang yang sesuai dengan budget tanpa meninggalkan aspek keamanan dan kenyamanan baik untuk hewan ternak maupun lingkungan sekitar.

C. Konstruksi Kandang Ayam Broiler

Setelah menentukan jenis kandang yang diinginkan, penentuan konstruksi yang memenuhi standar kandang sangat diperlukan agar dapat menyesuaikan dengan budget yang dimiliki serta kebutuhan pemilik peternakan. Adapun konstruksi untuk kandang ayam broiler adalah sebagai berikut:

1. Atap Kandang

Aspek pertama yakni atap untuk kandang ternak. Bagian atap wajib dapat menyalurkan udara dan cahaya matahari yang baik masuk ke dalam kandang tanpa gangguan. Hal ini bertujuan agar pergantian udara dan pembuangan gas beracun seperti NH3 dan H2S dapat berjalan dengan maksimal. 

Bahan yang dapat digunakan sebagai konstruksi atap peternakan adalah aluminium foil, asbes, genting, seng, bamboo, maupun ijuk. Pastikan atap cukup kuat untuk menghalau berbagai jenis cuaca dan kotoran yang dapat masuk ke dalam kandang.

Pemilihan bahan juga dapat disesuaikan dengan suhu, kelembapan serta budget yang dimiliki untuk membangun kandang. Kemiringan atap kandang dapat dipilih antara 30 hingga 45 derajat, hampir serupa dengan atap rumah.

2. Dinding Kandang

Membangun dinding kandang ayam dapat menggunakan ketinggian sekitar 1,8 meter, tinggi sekitar 2 meter dengan tambahan dinding bagian atas setinggi 1,7 meter. Dinding kandang dapat didasari dengan tiang yang berbahan dasar cor semen, bambu, maupun kayu. Kemudian, sisa dinding kandang dapat dibuat dengan kayu, bambu, maupun kawat besi.

3. Lebar Kandang

Yang ketiga yakni perhitungan lebar kandang untuk ternak ayam broiler. Ada baiknya anda membangun kandang dengan lebar tidak lebih dari 8 meter untuk jenis kandang ayam broiler modern besar. Penentuan luas kandang harus diikuti dengan sistem drainase yang baik, juga disesuaikan dengan skala kegiatan ternak Anda.

Penentuan lebar juga bergantung pada jumlah ayam broiler yang akan diternakkan. Apabila Anda membangun kandang dengan skala menengah ke bawah, maka lebar dan luas kandang dapat diatur lebih kecil untuk mempermudah kegiatan ternak, perawatan ternak serta menyesuaikan dengan budget yang dimiliki.

4. Jarak Antar Kandang

Aspek yang keempat yakni jarak antar kandang ayam. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ayam broiler yang hendak diternakkan ada baiknya dipisahkan sesuai dengan kelompok usia ternak guna mempermudah perawatan dan pemantauan. Dengan begitu, Anda tentu memerlukan lebih dari satu kandang ayam.

Ada baiknya memberi jarak antar kandang sekitar 5 hingga 8 meter. Jarak tersebut dapat dibiarkan kosong atau tanpa ditutup tanaman atau jenis penghalang lainnya agar sirkulasi udara antar kandang dapat berjalan dengan baik. Jarak antar kandang juga mengurangi resiko yang tidak diharapkan.

Misalnya, ternak ayam terjangkit penyakit menular yang dapat menjangkiti ternak satu dan yang lainnya dalam waktu yang relatif cepat. Jangan lupa untuk menyediakan kandang khusus isolasi bagi ternak yang mengalami sakit agar tidak menular ke ayam lainnya.

5. Arah Kandang

Selain konstruksi, arah kandang ternak ayam juga sangat perlu diperhatikan. Ada baiknya membuat kandang ayam dengan mengarah dari Barat ke Timur untuk memastikan sinar matahari dapat masuk ke dalam kandang dengan baik.

Pengarahan kandang dari Selatan ke Utara atau sebaliknya sangat tidak dianjurkan karena cahaya matahari yang masuk dapat berlebihan dan menciptakan suhu panas yang tidak nyaman bagi hewan ternak.

6. Tingkat Kepadatan Kandang

Yang terakhir yakni tingkat kepadatan kandang. Perhitungan untuk tingkat kepadatan kandang dapat menggunakan besar ternak ayam. Apabila akan membangun kandang untuk ternak ayam berukuran besar maka dapat digunakan hitungan maksimal 6 hingga 7 ekor per meter kubik. Untuk ternak ayam ukuran sedang, dapat memuat maksimal 8 ekor per meter kubik. Sedangkan untuk ternak ayam berukuran kecil dapat memuat maksimal 9 hingga 12 ekor per meter kubik.


Jenis Pakan untuk Ayam Petelur


Sama seperti manusia, ternak ayam juga membutuhkan asupan makanan dan nutrisi yang tepat agar dapat berkembang biak dengan baik dan menghasilkan produk telur yang berkualitas unggulan. Pakan yang dikonsumsi oleh ternak ayam petelur dapat mempengaruhi kualitas dari telur nantinya.

Pada artikel kali ini, kami akan memberi beberapa informasi seputar pakan untuk ayam petelur. Untuk selengkapnya, dapat disimak di bawah ini, ya!

Jenis Pakan Pabrikan untuk Ayam Petelur

Pakan untuk ternak ayam paling mudah didapatkan dan digunakan adalah jenis pakan pabrikan yang dijual secara bebas di pasaran. Pakan ini sudah mengandung banyak komposisi dengan nutrisi tepat bagi ternak ayam petelur. Pakan pabrikan tersebut antara lain:

a. Pakan Ayam Petelur New Hope

Pabrikan New Hope terhitung pemain baru dalam sektor pakan ternak ayam di Indonesia apabila dibandingkan dengan nama-nama lainnya, seperti Phokpand, Japfa, Cargill, ataupun Wonokoyo. Pakan ayam petelur dari New Hope terdiri dari beberapa jenis, yakni pakan komplit L-38-1, merk K62 dan SININDO HK336.

Kandungan pada pakan komplit jenis L-38-1 yang biasa digunakan pada ternak ayam dengan usia 18 minggu ke atas antara lain:

  • Protein Kasar 18%
  • Kadar Air Maksimal 13%
  • Abu 12%
  • Serat Kasar 6%
  • Kalsium 3,25-4,25%
  • Lemak Kasar 3%
  • Fosfor 0,6%

Di sisi lain, pakan konsentrat jenis K62 yang digunakan pada anak ayam berusia 18 minggu hingga 100 minggu memiliki kandungan nutrisi sebagai berikut:

  • Protein Kasar 34-36%
  • Abu 35%
  • Kadar Air Maksimal 12%
  • Kalsium 10%
  • Serat Kasar 8%
  • Lemak Kasar 3%

Untuk menggunakan konsentrat ini dapat digunakan komposisi K62 sebanyak 35%, jagung sebanyak 50%, dan dedak sebanyak 15%.

Lebih lanjut, adapun kandungan nutrisi pada jenis pakan HK336 adalah:

  • Protein Kasar 35-37%
  • Abu 35%
  • Kadar Air Maksimal 12%
  • Kalsium 10%
  • Serat Kasar 8%
  • Lemak Kasar 3%
  • Fosfor 1%

Yang membedakan antara K63 dan HK336 adalah kandungan protein pada HK366 lebih tinggi.Konsentrat ini dapat digunakan pada ayam petelur dengan produksi sekitar 2% hingga ternak berusia 50 minggu. Penggunaannya dapat menggunakan komposisi HK336 sebanyak 35%, jagung sebanyak 50%, dan dedak sebanyak 15%.

b. Pakan Ayam Petelur Phokpand

Phokpand menyediakan beberapa jenis pakan ayam petelur, mulai dari doc hingga afkir. Antara lain 520, 520S, 521, 521S, 122, 522, BCL24, 524, BCL24P dan 324. Meski banyak, jenis pakan tersebut cukup sulit ditemukan di pasaran. Untuk jenis yang paling mudah ditemukan adalah pakan konsentrat jenis HI-PRO-VITE 124 dengan kandunga nutrisi seperti di bawah ini:

  • Protein Kasar 30-32%
  • Abu 32%
  • Kadar Air Maksimal 12%
  • Kalsium 10,9%
  • Serat Kasar 8%
  • Lemak Kasar 3%
  • Fosfor 1,1%

c. Pakan Ayam Petelur Cargill

Pakan ternak dari Cargill yang paling terkenal adalah jenis pakan untuk ikan, sedangkan pakan ternak ayam kurang dikenal oleh masyarakat. Pakan Cargill memiliki kandungan nutrisi pada konsentrat yang lebih tinggi dibandingkan dengan konsentrat CP124 milik Phokpand.

Adapun komposisi kandungan nutrisi nya adalah:

  • Abu Maksimal 36%
  • Zinc Bacitracin hingga 150 ppm
  • Protein Kasar Minimal 36%
  • Kadar Air Maksimal 10%
  • Serat Maksimal 6%
  • Lemak Minimal 3%

Untuk penggunaannya, dapat menggunakan komposisi jagung sebanyak 40%, pakan konsentrat 30% dan dedak padi sebanyak 30%.

d. Pakan Ayam Petelur Malindo

Pakan untuk ayam petelur dari Malindo terdiri dari dua jenis konsentrat, yakni K34 dan K36, serta pakan komplit 7605.

Kandungan nutrisi pada pakan K36 antara lain:

  • Jamur Aflatoksin Maksimal 40 mikrogram/kg
  • Protein Kasar 34-36%
  • Abu 35%
  • Kadar Air Maksimal 10%
  • Kalsium 10-12%
  • Lemak Kasar Maksimal 5%
  • Serat Kasar Maksimal 5%
  • Fosfor 1-1,5%

Sedangkan pada pakan K34, kandungan nutrisinya adalah sebagai berikut:

  • Jamur Aflatoksin Maksimal 40 mikrogram/kg
  • Protein Kasar 17-19%
  • Abu 14%
  • Kadar Air Maksimal 13%
  • Lemak Kasar Maksimal 7%
  • Serat Kasar 6%
  • Kalsium 3,3-4,2%
  • Fosfor 0,6-0,9%

Cara Membuat Pakan untuk Ayam Petelur

Ada beberapa bahan yang dapat ditambahkan dalam pembuatan pakan ternak ayam petelur. Antara lain:

1. Tepung Ikan

Selain tepung ikan, Anda juga dapat menggunakan tepung dari ikan teri atau keong. Untuk tepung dari ikan teri, Anda dapat membeli kepala ikan teri dengan harga yang lebih terjangkau, lalu dijemur hingga kering sempurna. Setelah itu, haluskan ikan teri kering dengan mesin penghalus bumbu atau dengan jenis penghancur lainnya. 

Tepung ikan atau tepung teri yang dibutuhkan pada pembuatan pakan setidaknya 24% dari jumlah berat pakan yang akan dibuat.

2. Kedelai

Bahan selanjutnya adalah kedelai. Disini, dibutuhkan setidaknya 11% kedelai dari total berat pakan yang akan dibuat. Anda dapat memanfaatkan ekdelai dari ampas pembuatan tahu, atau bisa juga dengan menggunakan kedelai utuh yang kemudian dihaluskan. Prosesnya hampir sama dengan tepung ikan, yakni menjemur kedelai hingga kering sempurna, lalu dihaluskan hingga menjadi bentuk tepung.

3. Jagung

Jagung yang dibutuhkan disini adalah tepung jagung dengan bobot 30% dari bobot pakan. Anda dapat menggiling dan menghaluskan biji jagung hingga menjadi tepung sebelum digunakan menjadi bahan pakan.

4. Bekatul

Bekatul dibutuhkan dengan bobot sekitar 26% dari komposisi pakan ayam petelur. Bahan ini bisa didapatkan dari remukan hasil ayakan atau gilingan padi. Anda juga bisa mendapatkan bekatul dari karak sisa pengolahan nasi.

5. Dedak

Dedak diperlukan sebanyak 5% dari total berat pakan yang bisa didapatkan dari gilingan padi. Dedak cenderung memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan jenis bahan lainnya.

6. Vitamin

Untuk vitamin, Anda dapat membelinya di toko pakan ayam dengan komposisi sebanyak 2% dari total berat pakan.

7. Kunyit

Kunyit yang digunakan disini adalah kunyit parut dengan bobot 1%. Anda bisa mendapatkan dengan mudah di pasar terdekat.

8. Sayuran

Sayuran dibutuhkan dengan jumlah 1% dari bobot pakan. Anda bisa menggunakan sayur jenis kangkung, bayam dan lainnya.

9. Air Bersih

Air dapat ditambahkan dengan takaran seperlunya untuk mencampurkan adonan dengan baik.

Cara Membuat Pakan Ayam Petelur

Apabila bahan-bahan sudah didapatkan dan disiapkan semuanya, maka langkah berikutnya adalah membuat pakan utuh untuk ternak ayam.

Langkah pertama, campur dan aduk seluruh bahan yang ada hingga rata dan tambahkan air secukupnya hingga adonan bisa dibentuk. Setelah itu, kukus adonan pakan dengan teknik menanak nasi hingga adonan matang. Hal ini dilakukan agar pakan ayam tidak cepat basi. Jika sudah matang, angkat dan bentuk adonan pakan sesuai keinginan.

Bentuk Pakan

Ada beberapa bentuk pakan yang dapat digunakan apabila adonan pakan sudah jadi dan matang. Antara lain:

a. Bentuk Pelet

Bentuk ini paling umum digunakan pada ternak. Untuk mendapatkan bentuk ini, adonan yang sudah matang dimasukkan dalam penggilingan daging atau bisa juga menggunakan penggiling kacang tanah. Nantinya, pakan akan berbentuk seperti tabung kecil panjang dan dapat dipotong kecil lalu dijemur hingga kering.

b. Bentuk Tepung

Jika adonan sudah matang, lalu jemur adonan tersbeut hingga kering. Ratakan adonan tadi menjadi bentuk lebih tipis agar cepat kering. Jika sudah kering, remas-remas adonan tadi hingga hancur seperti tepung.

c. Bentuk Butiran Pecah

Bentuk ini bisa didapatkan dengan memasukkan adonan yang sudah matang ke dalam ayakan berlubang dan ditekan hingga butiran pakan berjatuhan. Setelah itu, Anda dapat menjemur pakan hingga kering sebelum digunakan.


Jenis Kandang Ayam Petelur


Bisnis peternakan menjadi salah satu jenis usaha yang masih banyak peminatnya di tengah kecepatan teknologi dan informasi. Bahkan, adanya perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan berhasil mengubah bisnis peternakan menjadi bisnis yang lebih modern dan menghasilkan banyak keuntungan.

Jika Anda adalah salah satu dari sekian banyak yang ingin memulai usaha peternakan, terutama peternakan ayam petelur, maka artikel ini sangat cocok untuk Anda. Pada artikel kali ini, kami akan memberi sedikit informasi mengenai jenis kandang yang paling baik untuk ternak ayam petelur.

Mau tahu? Yuk, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini!

A. Syarat Membuat Kandang

Sebelum kita terjun pada jenis kandang ayam petelur, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dipenuhi oleh calon peternak sebelum membuat kandang ayam petelur. Antara lain:

  • Lokasi pembuatan kandang jauh dari tempat tinggal warga sehingga dapat memberi rasa nyaman untuk ayam petelur yang melakukan reproduksi.
  • Pembuatan kandang tidak merugikan pihak manapun.
  • Guna mencapai tujuan kondisi lingkungan yang nyaman, ada baiknya membuat kandang ayam petelur dengan arah dan letak kandang dibangun membujur dari arah Timur ke Barat.
  • Kandang harus memberi kemudahan untuk peternak dalam memelihara dan menjalankan usaha ternak.

Letak dari kandang ayam petelur menjadi hal krusial. Hal ini dikarenakan limbah dan bau yang dihasilkan oleh kandang ayam petelur dapat mengganggu lingkungan sekitar, yang mungkin juga menyebabkan masalah baru apabila tidak ditempatkan pada lokasi yang tepat. Harap diperhatikan lokasi pembangunan kandang jauh dari pemukiman atau tempat tinggal warga agar peternak dapat menjalankan usaha dengan baik dan masyarakat sekitar tetap merasa nyaman dan aman.

B. Penentuan Jenis Kandang

Jenis kandang untuk ternak ayam petelur dilihat dari konstruksi kandang terbagi menjadi dua jenis. Yakni kandang postal dan kandang baterai.

1. Kandang Postal

Yang dimaksud dengan kandang postal yaitu jenis kandang ayam petelur dimana sistem pemeliharaan ayam disatukan dalam bentuk kelompok dalam suatu luas kandang tertentu, atau dengan singkatnya, ayam akan dikumpulkan dalam satu kandang tanpa adanya sekat atau pembedaan tempat. Ayam dalam satu kandang postal dapat mencapai ribuan ekor. Harap diperhatikan, setiap satu ekor ayam setidaknya mempunyai ruang gerak seluas kurang lebih dari 250 cm2.

a. Kelebihan Kandang Postal

Kandang jenis postal mampu menstabilkan suhu kering pada lantai. Hal ini dikarenakan lantai yang terbuat dari bahan berdaya serap tinggi pada lembap dan cairan, sehingga membuat ternak ayam lebih nyaman dan kondisi lantai tetap kering. Tentu dengan penggantian sekam yang teratur. 

Selain itu, litter atau alas pada lantai kandang dapat membantu menyimpan suhu yang berasal dari penghangat suhu. Hal ini akan sangat berguna saat musim hujan tiba, dimana ternak ayam akan mudah merasa kedinginan dan suhu hangat dari lantai serta alat penghangat dapat menjaga suhu dalam ruang kandang.

b. Kelemahan Kandang Postal

Kandang jenis postal juga memiliki kelemahannya sendiri. Salah satunya adalah bagian lantai yang dapat dengan mudah menyebarkan penyakit. Hal ini dikarenakan ternak ayam dan lantai yang terus bersinggungan sehingga kotoran dan sisa pakan atau jenis kotoran lainnya dapat melekat pada ternak ayam dan juga telur dari ayam petelur.

Litter yang terlambat diganti dan terlalu lembap dapat mengundang berbagai parasit dan penyakit berbahaya bagi ayam maupun wilayah sekitar. Maka dari itu, pembersihan kandang dan penggantian litter sangat penting saat menggunakan jenis kandang postal ini.

2. Kandang Baterai

Jenis kandang ayam petelur kedua ini merupakan jenis kandang dengan panjang 40 cm dan lebar 20 cm. Untuk tinggi kandang, dapat menyesuaikan dengan tinggi ayam yang hendak diternakkan. Umumnya menggunakan tinggi sekitar 30 cm hingga 40 cm dengan kandang yang dibuat menyambung satu sama lain.

Penyambungan kandang ini dapat membentuk unit memanjang yang bisa menampung ratusan hingga ribuan ekor ayam petelur. Jenis kandang baterai juga dapat dimanfaatkan untuk memelihara dengan sistem kelompok. Contohnya, satu kandang ayam petelur diisi 4 hingga 6 ayam, dengan luas kandang yang disesuaikan dengan kondisi dan jumlah ayam petelur.

Jenis kandang baterai dinilai sangat cocok untuk pemeliharaan ayam petelur karena kandang yang mempunyai ventilasi dengan baik dan pergantian udara yang leluasa pada kandang sehingga ayam tidak mudah stress dan terjaga kebersihan lingkungan kandang.

a. Spesifikasi Kandang

Kandang ini memiliki bentuk kotak atau sangkar dengan bahan pembuat dari bilah bamboo dan rengdan kayu atau kaso. Kerangka kandang dapat terbuat dari bamboo atau kawat besi dengan ukuran panjang 45 cm, lebar 30 hingga 35 cm, serta tinggi 60 cm. Panjang keseluruhan dari kandang sendiri yakni 70 m dengan lebar sekitar 7 m.

Dengan ukuran tersebut, peternak dapat menampung setidaknya 1.000 ekor ayam petelur dengan dibuat 4 lajur kandang yang tiap lajurnya terdiri dari 3 tingkat. Penggunaan lantai dapat dibuat miring ke depan dengan 9 derajat atau 6 hingga 7 cm. Kemiringan ini dapat memudahkan peternak mengambil telur dari ternak yang akan otomatis menggelinding ke depan tanpa memecahkan telur.

Atap kandang dapat dibuat dengan memberi ruang agar udara dapat masuk atau dengan ventilasi yang cukup sehingga udara dalam kandang dapat bertukar dengan udara luar. Selain itu, usahakan cahaya matahari leluasa masuk ke dalam kandang untuk meminimalisir stress pada ternak serta mencegah parasit atau penyakit pada ternak ayam. Atap kandang dapat menggunakan genteng ataupun asbes.

b. Keuntungan Kandang Baterai

  • Ayam tidak mudah stress
  • Lebih mudah merawat dan mengontrol ternak ayam yang sakit
  • Ventilasi alami dengan udara yang mudah masuk dan keluar dengan lancar
  • Meminimalisir adanya kanibalisme atau sifat saling patuk mematuk pada ternak
  • Produksi telur dalam keadaan bersih, higienis dan telur tidak terkontaminasi kotoran maupun sisa pakan ternak

c. Kelemahan Kandang Baterai

  • Penyusunan pakan yang kurang baik dapat menyebabkan ayam mudah sakit
  • Apabila terlambat membersihkan kandang, dapat menimbulkan bau yang menyengat serta datangnya lalat maupun parasit lainnya
  • Investasi awal dalam pembuatan kandang memakai biaya yang relatif tinggi
  • Menimbulkan kelumpuhan, dimana ayam yang dimasukkan terlalu muda maka dapat melemahkan bagian kaki ayam

C. Jenis Lantai Kandang 

Untuk jenis lanttai pada kandang, Anda dapat menyesuaikan dengan jenis kandang dan kebutuhan dari masing-masing peternak. 

Umumnya, lantai pada kandang ayam petelur menggunakan jenis lantai tanah atau semen yang di atasnya diberi lapisan tambahan dari bekas kayu yang digergaji atau litter, atau bisa juga menggunakan sekam.

Jenis lantai yang kedua yakni lantai kandang panggung atau slat. Jenis lantai ini biasanya digunakan pada kandang tipe postal atau koloni, sedangkan lantai panggung diaplikasikan pada jenis kandang baterai. Hal ini dikarenakan pada kandang baterai digunakan kawat untuk membuat tingkat pada kandang.


Jenis Ayam Kampung Petelur Unggulan Asal Indonesia

Memiliki peternakan merupakan mimpi bagi sebagian orang. Di samping keuntungan, kepuasan mengelola bisnis yang sangat berguna dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat dipadang sebagai alasan utama. Bisnis peternakan yang paling umum di Indonesia adalah peternakan sapi, kambing, domba, unggas puyuh, bebek hingga ayam.

Peternakan ayam dibagi menjadi dua jenis, yakni peternakan ayam petelur dan peternakan ayam pedaging. Sesuai dengan namanya, peternakan ayam petelur dilakukan untuk mengambil hasil telur sedangkan peternakan ayam pedaging dilakukan untuk diambil hasil daging dan terkadang juga telurnya.

Di Indonesia, ada beberapa jenis ayam kampung yang dapat dijadikan sebagai ternak ayam petelur dengan hasil yang memuaskan dan berkualitas unggulan. Apa saja?

Jenis Ayam Kampung untuk Ternak Ayam Petelur

Tidak harus menggunakan ayam impor atau jenis ayam dari luar negeri, Anda juga bisa memanfaatkan ayam dalam negeri atau ayam kampung sebagai ternak ayam petelur. Untuk selengkapnya, simak penjelasan di bawah ini ya!

a. Ayam Kampung Yudistira (AKY)

Jenis ayam kampung pertama yang dapat dijadikan sebagai ternak petelur adalah Ayam Kampung Yudistira atau AKY. Ayam kampung ini termasuk dalam jenis baru yang dikembangkan oleh seorang breeder ayam asal kota Bogor. 

Ayam Kampung Yudistira diklaim memiliki kemampuan bertelur antara 75 hingga 95 persen dengan contoh dari 20 ekor ayam akan menghasilkan 16 butir ekor per harinya.

Adapun keunggulan lain dari jenis ayam ini adalah:

  • Panen telur lebih cepat
  • Tidak memiliki sifat kanibal
  • Warna bulu beragam
  • Rasa daging khas ayam kampung
  • Daya tahan tubuh prima

b. Ayam Kedu

Seperti namanya, jenis ayam ini adalah jenis ayam kampung khas daerah Kedu, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Di samping wilayah Kedu, ayam ini juga umum ditemukan di Desa Kaliuto, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Ayam Kedu adalah jenis ayam hasil persilangan antara ayam Dorking yang dibawa oleh Raffles dengan ayam Buras yang mudah ditemukan di kawasan Dieng. Dengan proses seleksi oleh masyarakat sekitar, kemudian muncul jenis ayam Kedu ini. Namun, ada pula yang menyatakan bahwa ayam Kedu merupakan ayam asli Pulau Jawa yang diekspor ke Amerika Serikat di tahun 1935 hingga dikenal dengan nama The Black Java Breed atau Ayam Hitam Jawa.

Dari warna bulu, dapat dikelompokkan dalam tiga kategori. Yakni hitam, putih, serta blorok atau warna campuran. Dari ketiga jenis bulu tersebut, yang paling diminati adalah jenis ayam Kedu hitam.

Ayam Kedu betina mempunyai warna bulu hitam yang setelah dewasa dapat berganti warna pada bagian kepala dan leher. Setelah berusia setahun, bulu ayam di bagian kepala berubah menjadi kemerahan dan di usia dua tahun menjadi merah seutuhnya.

c. Ayam Kampung

Jenis ketiga ini paling umum ditemukan dan biasanya diternakkan oleh peternak menengah ke bawah, yakni jenis Ayam Kampung. Ayam ini memiliki warna bulu yang beragam, mulai dari putih, hitam, kuning, kuning kemerahan, hingga kombinasi dari warna-warna tersebut.

Ayam dengan warna bulu yang beragam ini membuat jenisnya mudah dibedakan dengan ayam ras. Di sisi lain, ayam kampung memiliki tubuh yang lebih ramping, kecil dan lincah dibandingkan dengan jenis ayam lainnya.

Di umur yang sama, ayam kampung memiliki bobot tubuh yang lebih kecil dibandingkan dengan ayam ras. Dalam satu bulan perawatan, ayam ras bisa mencapai bobot sekitar 250 gram, sedangkan jenis ayam kampung baru mencapai bobot 150 gram.

Memasuki usia empat bulan, tidak ada perbandingan berat yang jauh. Dimana ayam ras dapat mencapai bobot 1.570 gram sedangkan ayam kampung mencapai 1.400 gram.

d. Ayam Arab

Jenis keempat adalah Ayam Arab yang dapat dijadikan sebagai ternak petelur. Ayam ini memiliki tingkat produktivitas yang tinggi dengan 190 hingga 250 butir per tahun dan berat telur rata-rata mencapai 40 gram.

Ayam Arab cukup mudah dikenali dengan warna bulu silver dan merah. Ciri-ciri lain dari ayam ini antara lain:

  • Bulu sayap berwarna hitam garis putih
  • Bulu sepanjang leher berwarna putih mengkilap
  • Bulu punggung warna hitam dengan garis putih
  • Bulu ekor berwarna hitam bercampur putih
  • Bagian jengger kecil berwarna merah menyala dan bagian mata warna hitam melingkar dengan warna kuning

Indukan betina dari Ayam Arab mampu mencapai kematangan untuk melakukan produksi pada usia 1.5 tahun. Jenis ayam ini terhitung sangat potensial sebagai ternak ayam petelur dengan pengelolaan yang baik dan benar.

e. Ayam Nunukan

Sama seperti ayam Kedu, ayam Nunukan merupakan ayam kampung asli dari daerah Indonesia. Lebih tepatnya dari kawasan Nunukan, Pulau Tarakan, Kalimantan Utara. Menurut sejarahnya, ayam Nunukan berasal dari Dataran Cina bagian Selatan yang masuk ke Tarakan melalui Tawao dan Nunukan, yang dibawa oleh perantau asal CIna pada awal tahun 20-an. 

Ciri utama dari ayam Nunukan yakni pada pejantan memiliki perawakan yang besar, tegap, namun tidak diimbangi dengan bulu bagian sayap dan ekor yang tidak tumbuh sempurna atau terlihat seperti terpotong.

Di sisi lain, bulu pada ayam Nunukan betina tumbuh dengan sempurna. Pada betina, terdapat bulu dengan warna kuning kecokelatan atau kombinasi dari warna tersebut. Badannya lebih kecil dibandingkan dengan pejantan.

Sebagai petelur, dipilih ayam Nunukan betina yang memiliki ekor lebih panjang. Hal ini dikarenakan jenis tersebut memiliki tingkat produktivitas yang lebih tinggi.

f. Ayam Elba

Jenis terakhir adalah Ayam Elba. Ayam ini mudah ditemui di kawasan Dusun Batikan, Desa Seropandan, Kecamatan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Ayam kampung ini memiliki tingkat produktivitas yang sangat tinggi dibandingkan ayam Arab.

Di kawasan asalnya, setiap rumah di dusun tersebut rata-rata mempunyai 100 hingga 200 ekor ayam Elba. Untuk yang menerapkan sistem intensif, terdapat 1000 hingga 2000 ekor ayam Elba per rumahnya. Dalam setiap 100 ekor ayam Elba, dapat menghasilkan antara 80 hingga 85 butir telur per hari dengan berat telur rata-rata 60 gram per butir atau setara dengan 17 butir per kilogram nya.

Ciri-ciri dari ayam Elba adalah memiliki paruh, kulit, cakar dan jari yang berwarna kuning. Pada bagian jengger, terdapat warna merah. Warna bulunya pun bervariasi meski umumnya terdapat warna merah dan putih. Bobot ayam Elba dewasa betina hanya mencapai 1,1 kilogram. Sedangkan bobot ayam Elba pejantan mencapai 1,3 kilogram.

Masing-masing jenis ayam di atas memiliki potensi tinggi sebagai ayam petelur. Namun perlu diperhatikan bahwa ternak ayam petelur mendapat nutrisi yang cukup dari pakan, konsentrat dan vitamin yang diberikan. Selain itu, menjaga kebersihan kandang dan lingkungan sekitar juga sangat penting guna mencegah ternak ayam mengalami stress dan terjangkit penyakit berbahaya.


8 Inspirasi Kado Pernikahan Unik Dan Bermanfaat Untuk Sahabat


Beberapa waktu terakhir menjadi momen yang paling tepat untuk mengikat janji suci di depan dua saksi. Tidak heran, banyak pasangan yang memutuskan untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius. Dengan begitu, banyak undangan pernikahan yang datang dan mengharuskan anda menghadirinya. Inspirasi kado pernikahan unik dan bermanfaat untuk sahabat atau orang terdekat sangat dibutuhkan, bukan? Yuk cek ulasannya di bawah ini!

Rekomendasi Kado yang Bermanfaat dan Unik untuk Pernikahan Sahabat

Peralatan Memasak

Membina rumah tangga menjadikan anda memiliki status baru, baik sebagai suami maupun istri. Tugas atau kewajiban yang menyertainya harus dipahami dengan baik agar tercipta suatu kerukunan di dalam rumah tangga. Biasanya, pasangan baru akan memilih untuk tinggal di rumah sendiri agar bisa belajar lebih mandiri. Dengan begitu, membutuhkan alat alat rumah tangga yang cukup lengkap agar kehidupan di rumah barunya lebih lancar.

Salah satu peralatan yang dibutuhkan tentu alat untuk memasak. Anda bisa memberinya kado satu set peralatan memasak karena pasti bermanfaat. Inspirasi kado ini jadi salah satu pilihan yang tepat, baik memasak main course maupun dessert. Anda bisa memilih salah satu dari dua pilihan tersebut, sehingga meringankan pasangan baru dalam memenuhi kebutuhannya. Jika jarang memasak, anda juga bisa menggantinya dengan peralatan makan.

Bantal Couple

Salah satu pilihan yang sering kali terpikirkan, yaitu kado bantal untuk pasangan yang baru menikah. Hadiah ini bisa anda buat dengan sangat unik karena didesain sesuai pesanan, sehingga jadi pilihan kado pernikahan unik dan bermanfaat. Dari segi ukuran, anda bisa memesan ukuran yang diinginkan. Mulai dari ukuran kecil hingga besar yang dipakai untuk tidur. Menariknya, anda juga bisa memberi kado bantal yang dipakai di mobil.

Bantal yang didesain sesuai pesanan ini juga melayani pembuatan desain unik. Pembuatan ini bisa memanfaatkan jasa gambar atau memakai desain yang telah tersedia. Bila anda ingin memesan karikatur wajah kedua mempelai juga bisa jadi salah satu hal ciri khas yang unik. Pemesan juga harus memperhatikan bahan yang dipilih untuk membuat bantal, sehingga penerima kado sangat nyaman saat memakai bantal tersebut.

Album Foto

Kado yang tidak kalah unik serta bermanfaat, yaitu album foto untuk dua orang yang baru membina rumah tangga. Buatlah desain album foto yang sangat menarik dan tidak akan terlupakan oleh keduanya. Mulai dari bentuk hingga desain gambar yang dipilih jadi salah satu hal yang penting untuk diperhatikan. Warna yang dipilih untuk dasar konsepnya juga bisa disesuaikan dengan warna kesukaan salah satu mempelai yang anda kenal.

Memberi kado ini terdapat dua pilihan yang bisa anda pilih. Pertama memberi album foto kosong yang bisa dipakai keduanya untuk menyimpan potret bahagia keduanya secara fisik. Kado pernikahan unik dan bermanfaat ini juga bisa dipakai untuk memperlihatkan kenangan selama mereka menjalin hubungan hingga menikah. Kilas balik ini bisa menjadikan mereka lebih menghargai hubungan keduanya karena telah melalui berbagai hal bersama sama.

Jam Tangan Couple

Benda couple lainnya yang tidak kalah bermanfaat, yaitu jam tangan. Benda ini jadi salah satu penunjuk jam yang sangat efektif. Anda tidak perlu melihat handphone agar tahu pukul berapa saat ini, sehingga tidak akan terlambat dalam menjalankan aktivitas. Merek jam tangan ini sangat variatif, jadi bisa disesuaikan dengan dompet anda. Kado satu ini jadi pilihan yang paling favorit bagi sebagian orang karena mudah membelinya dan terjangkau.

Handuk Couple

Semua hal yang berembel embel couple sangat disukai oleh pasangan yang baru saja menikah. Anda bisa memberinya, handuk couple yang sangat unik dan lucu karena benda ini akan selalu dibutuhkan sampai kapanpun. Kado untuk pernikahan yang unik ini bisa anda ukir nama kedua mempelai sehingga jadi benda yang selalu terkenang. Uniknya, handuk jadi salah satu barang yang memberi aura keintiman antara keduanya.

Bed Cover

Mengisi kebutuhan rumah tangga memang harus memperhatikan beberapa detail penting, seperti bed cover atau selimut. Kebutuhan dasar ini yang dibutuhkan oleh pasangan pengantin yang baru saja berkeluarga. Oleh sebab itu, inspirasi kado pernikahan unik dan bermanfaat yang paling banyak dipilih yaitu bed cover. Anda bisa memilihnya sebagai hadiah yang tidak akan terlupakan oleh kedua mempelai, sehingga terkenang hingga akhir hayat keduanya.

Alasan pemilihan bed cover sebagai kado yang paling tepat ini cukup unik dan simbolis. Benda tersebut jadi salah satu simbol bahwa keduanya telah memulai lembaran baru dan memiliki teman tidur baru. Dengan begitu, pemilihan kado untuk teman atau kerabat dekat  ini sangat tepat. Yang harus anda perhatikan, yaitu desain yang diusung, warna yang dipilih, dan bahan yang nyaman. Pastikan ketiganya tepat agar nyaman saat dipakai.

Tiket Liburan

Tahukah anda bahwa menyiapkan pernikahan itu sangatlah menguras tenaga, pikiran, dan waktu? Banyak hal yang harus dilalui oleh kedua pasangan saat proses persiapan, seperti emosi, pemikiran yang matang, bahkan perseteruan. Hal ini kerap terjadi hingga cobaan yang bisa memisahkan keduanya karena merasa tidak lagi cocok di detik detik terakhir menuju pelaminan. Fenomena seperti ini kerap kali jadi penghalang karena keruhnya suasana.

Oleh sebab itu, anda kedua mempelai membutuhkan waktu berlibur yang cukup agar hati dan pikirannya kembali tenang. Liburan ini sering disebut honeymoon, sehingga sangat tepat bila anda memberikan kado pernikahan unik dan bermanfaat berupa tiket liburan. Tiket ini bisa di suatu kota atau tempat yang belum pernah dikunjungi keduanya. Anda bisa memilih tempat yang romantis agar sesuai dengan suasana kedua pengantin baru.

Lampu Tidur

Berkeluarga berarti memilih teman untuk menemani hidup anda hingga saatnya menutup mata. Oleh sebab itu, anda harus berkompromi terhadap segala kurang dan lebih yang dimiliki oleh pasangan. Teman hidup ini juga menemani anda saat lelah di malam hari yang sebelumnya selalu dilalui seorang diri. Beristirahat dengan orang baru, alangkah lebih baik bila diimbangi dengan suasana yang baru pula sehingga lampu tidur jadi pilihan yang tepat.

Bagi kerabat atau teman dekat, anda bisa memilih lampu tidur sebagai inspirasi kado yang unik. Pemilihan benda ini bisa disesuaikan dengan bentuk atau desain yang diinginkan, seperti bentuk karikatur atau karakter yang disukai mempelai. Kado pernikahan unik dan bermanfaat ini bisa membuat suasana kamar jadi lebih menarik dan berbeda. Selain bentuk, perhatikan pula warna lampu yang dipakai agar nyaman saat menemani waktu istirahat.

Pernikahan menjadi salah satu jenjang yang dipilih oleh beberapa orang bersama pasangan yang diinginkannya. Momen ini menjadi suatu gerbang untuk melangkah atau membuka lembaran baru dengan orang baru. Sebagai sahabat atau kerabat dekat tentu ingin memberi benda yang akan terkenang dan bermanfaat. Terdapat 8 inspirasi kado yang bisa anda pilih untuk teman terdekat dengan memberikan kenangan yang tak akan terlupakan.

© all rights reserved
made with by templateszoo