Slider

Calon Pasutri Wajib Tahu, Berikut Tips Dan Cara Menghitung Tanggal Pernikahan Dengan Mudah


Pernikahan merupakan sebuah momen sekali seumur hidup yang membutuhkan perencanaan secara matang. Agar proses bisa berjalan dengan lancar, banyak sekali hal yang harus diperhatikan. Mulai dari menentukan hari, melengkapi persyaratan, hingga pelaksanaannya membutuhkan kesiapan yang tepat. Agar momen pernikahan terlaksana dengan lancar, berikut tips dan cara menghitung tanggal pernikahan dengan tepat.

Tips Menentukan Tanggal Pernikahan Dengan Mudah Dan Tepat

Menghitung Jarak Waktu Sekarang Dengan Hari Pernikahan

Hal pertama yang harus diperhatikan sebelum menentukan tanggal pernikahan adalah jarak waktu. Sebaiknya, jangan memutuskan tanggal yang terlalu mepet. Hal ini dikarenakan, banyak sekali keperluan yang harus diurus dengan membutuhkan waktu yang lama. Seperti mempersiapkan tempat acara pernikahan, memilih souvenir, memilih gaun pernikahan, dan memilih katering. Semua ini harus dipastikan kesiapan dan kematangannya secara tepat.

Umumnya, mempersiapkan segala kebutuhan pernikahan membutuhkan waktu sekitar 6 bulanan. Bahkan ada pula beberapa pasangan yang menghabiskan waktu satu tahun hanya untuk mengurusi keperluan pernikahan. Bisa dikatakan, persiapan pernikahan memang hak yang sangat rumit untuk dilakukan. Belum lagi harus memenuhi persyaratan dan dokumen untuk menikah nanti. Oleh sebab itu, jangan memutuskan tanggal terlalu cepat.

Memilih Tanggal Di Hari Libur

Mungkin sebagian besar tamu undangan anda merupakan pekerja kantoran yang setiap hari memiliki jam kerja tetap. Memilih tanggal pernikahan di hari libur merupakan hal yang juga harus dipertimbangkan. Bisa saja, ada banyak tamu yang berhalangan hadir karena cara menghitung tanggal pernikahan anda salah. Anda tidak ingin nantinya pernikahan anda tidak banyak dihadiri tamu yang di undang bukan?

Orang yang bekerja di kantoran umumnya memiliki hari yang sibuk. Bahkan di hari liburnya, mereka memilih untuk beristirahat dari pada berkunjung ke tempat tertentu. Bila anda memilih tanggal pernikahan di hari kerja, kemungkinan besar tamu undangan akan banyak yang tidak menghadiri acara pernikahan yang anda buat. Untuk meminimalisir hal tersebut, pilihlah tanggal dimana para pekerja kantoran libur, seperti hari minggu.

Menghindari Tanggal Tua

Bagi sebagian orang, bisa saja tidak menyukai tanggal tua. Mereka berpendapat di tanggal tua biasanya mereka kehabisan dana untuk mencukupi kebutuhan mereka selama sebulan. Mereka baru akan digaji setelah awal bulan. Bila anda memilih tanggal tua, maka dikhawatirkan banyak tamu undangan yang tidak datang ke acara pernikahan yang anda laksanakan. Jadi pilihlah tanggal tanggal muda untuk mengadakan acara pernikahan.

Selain hari libur, umumnya seseorang akan menyukai tanggal muda. Di tanggal muda inilah, para pekerja akan mendapatkan gaji dari perusahaannya.  Hal tersebut memiliki pengaruh sebagai tips yang sangat penting mengenai cara menghitung tanggal pernikahan yang tepat, pilih saja tanggal muda sebagai referensi. Tanggal muda identik dengan periode dimana seseorang masih memiliki dana dan keuangan yang cukup untuk memenuhi kebutuhannya.

Alternatif Hari Yang Istimewa

Jika ditelaah, ada banyak sekali pasangan yang menentukan tanggal pernikahan di hari yang istimewa. Entah itu tanggal dengan angka yang cantik, tanggal pertama kali bertemu, hingga tanggal lain yang menurut mereka istimewa. Hal ini juga bisa anda lakukan dalam memilih tanggal pernikahan berdasarkan hari yang istimewa. Satu hal yang perlu dipastikan adalah tanggal tersebut tidak bertepatan dengan acara lain yang menjadikan momen pernikahan terganggu.

Menikah di tanggal cantik namun bertepatan di hari kerja umumnya akan menyulitkan anda beserta tamu undangan. Apalagi jika anda mengadakan pernikahan di kota besar padat penduduk yang memiliki rutinitas sibuk setiap harinya. Hal lain yang mesti diperhatikan yakni, ramalan cuaca di tanggal pernikahan anda. Di Indonesia, hanya ada 2 musim yakni musim panas dan musim penghujan. Bisa jadi, musim tersebut menjadi penghalang kelancaran pernikahan.

Primbon Jawa

Seperti yang diketahui, suku Jawa memiliki keunikan cara menghitung tanggal pernikahan secara tradisional. Jawa memiliki adat dan kebiasaan yang sangat kental. Salah satunya ialah primbon. Primbon ini berupa kalkulator yang menentukan tanggal baik dalam mengadakan pernikahan. Kalkulasi yang digunakan berupa, mencocokkan tanggal lahir pasangan. Tanggal tersebut kemudian dihitung secara tepat untuk mengetahui hari pernikahan.

Percaya atau tidak dan benar atau tidaknya, bisa anda nilai sendiri. Namun kebanyakan masyarakat di Pulau Jawa menganggap ada hari yang tidak boleh digunakan untuk mengadakan pernikahan. Sebagai contoh, penetapan hari baik pernikahan tidak boleh dibarengi dengan tanggal / hari yang sama dengan kematian sanak keluarga. Dipercaya, hal tersebut dapat mendatangkan celaka bagi pasangan yang menikah.

Bahkan di era modern yang serba canggih ini, anda bisa memanfaatkan layanan internet untuk menghitung tanggal baik berdasarkan primbon Jawa. Selain terhindar dari celaka, makna lain yang terkandung dalam primbon untuk memilih tanggal baik ialah mendapatkan kelanggengan. Kelanggengan pasangan ini juga terjamin pada 3 pokok penting, yakni kecukupan sandang – pangan – papan, kesehatan lahir dan batin, dan keselamatan jiwa.

Mempersiapkan Tanggal Cadangan

Meski semua keperluan sudah direncanakan dengan baik dan juga matang, cara menghitung tanggal pernikahan terkadang bisa salah dan menjadi halangan kelancaran pernikahan. Demi tercapainya kelancaran menjelang hari pernikahan, ada baiknya untuk memilih tanggal cadangannya. Tujuannya tak lain dari antisipasi terhadap kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi. Dengan adanya tanggal cadangan, anda bisa memilih opsi lain jika terjadi hal buruk.

Memilih Tanggal Baik Dengan Ketentuan Islam

Bagi anda seorang muslim, ada baiknya untuk mengetahui hari baik pernikahan sesuai dengan ajaran Islam. Perlu diketahui dalam ajaran Islam menjelaskan mengenai hari baik untuk melaksanakan pernikahan adalah bulan Syawal. Islam juga menyebutkan bahwa semua hari memiliki kebaikan tersendiri. Ketentuan tersebut sesuai dengan apa yang telah disunnahkan. Ketentuan lain menikah di hari baik menurut Islam yakni pada bulan Ramdhan.

Selain itu, terdapat penjelasan lain mengenai hari baik dalam melaksanakan pernikahan. Yakni, pada tanggal 3, 5, 13, 16, 21, 24, dan 25 di setiap bulan hijriah. Anda juga bisa memilih bulan baik di bulan besar (idul adha). Bulan besar dalam Islam dipercaya sebagai bulan yang paling baik untuk melangsungkan pernikahan. Pelaksanaan pernikahan di bulan besar juga mengharapkan keselamatan, rezeki, dan kelanggengan kedua pasangan mempelai.

Keistimewaan Bulan Syawal

Cara menghitung tanggal pernikahan yang terakhir yakni memilih Bulan Syawal. Bulan ini jatuh di hari raya Idul Fitri. Beberapa orang berpendapat dan menyarankan untuk tidak menikah di bulan ini. Namun waktu hari raya yang suci merupakan hari yang paling baik. Sehingga masih dianjurkan untuk melakukan prosesi pernikahan sekali seumur hidup itu. Pasangan yang menikah di bulan ini diharapkan bahagia dan menerima kekurangan satu sama lain.

Itulah beberapa tips untuk menentukan tanggal pernikahan yang tepat dan baik bagi calon pengantin. Sembari menunggu persetujuan pengajuan dokumen pernikahan, anda bisa menyiapkan dan menentukan tanggal pernikahan dengan tepat. Karena selain anggaran dan budget, masih banyak hal lain yang harus diperhatikan demi kelangsungan dan kelancaran acara pernikahan. Hindari pengeluaran untuk hal yang tidak terlalu penting terlebih dahulu.

No comments

Post a Comment

DON'T MISS

Facebook, Instagram, Tiktok, Youtube
© all rights reserved
i want my journey to be full of laughter