Slider

Peluang Besar yang Menjanjikan dengan Bisnis Sapi Potong

 

Apakah Anda sedang bingung untuk memulai usaha baru? Atau tertantang ingin mencoba usaha lain? Solusi terbaik yang bisa Anda coba yaitu dengan bisnis sapi potong. Walaupun usaha ini bukanlah jenis peluang usaha yang baru, namun dengan mengetahui cara yang tepat akan memberikan keuntungan yang sangat menjanjikan. Berikut penjelasan lebih dalam mengenai berbisnis sapi potong ini. 

Definisi Sapi Potong

Sapi potong merupakan salah satu jenis sapi yang mempunyai kontribusi besar dalam menghasilkan daging, atau bahkan memenuhi kebutuhan pangan lainnya. Ciri-ciri yang dimiliki jenis sapi potong ini yaitu tubuhnya yang besar, kualitas daging yang bagus, serta laju pertumbuhannya yang tergolong cepat. 

Sapi potong ini berbeda dengan jenis sapi perah, jika pada sapi perah yang dimanfaatkan ada pada susu yang dihasilkan sangat tinggi. Sedangkan sapi potong lebih diunggulkan pada kualitas dari dagingnya. Dalam memproduksi daging sapi ini diperlukan tiga tahapan, yaitu tahap pengasuhan, penggemukkan dan pemberian makan. 

Setiap tahapan  dari bisnis sapi potong ini tentunya harus dilakukan dengan penuh perhatian. Hal ini dikarenakan, supaya hasil ternak dan produk sapi potong yang dihasilkan memiliki kualitas yang tinggi. Tentunya akan sesuai dengan harapan dari konsumen terhadap bisnis ini.

Mengapa Harus Bisnis Sapi Potong?

Bisnis sapi potong memang sangat cocok untuk dipilih sebagai bisnis utama Anda. Hal ini dikarenakan bisnis ini mempunyai banyak sekali kemudahan dalam proses pengembangannya. Budidaya sapi potong relative tidak menggantungkan diri pada ketersediaan lahan yang luas. Tenaga kerja yang dibutuhkan pun juga tidak bergantung pada kualitas tenaga kerja yang tinggi.

Dalam pengembangannya, bisnis ini sangatlah lentur dan menggunakan teknologi yang sangat amat luas. Produk dari sapi potong ini memiliki nilai elasitas terhadap tingginya perubahan pendapatan. Dengan adanya bisnis sapi potong, Anda dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang masih pengangguran.

Selain itu, sapi potong memiliki segmen pasar yang luas dan mempunyai konsumen yang banyak. Sapi potong memiliki respon yang cukup tinggi terhadap pakan yang diberikan. Sehingga sapi dapat lebih cepat untuk bertumbuh. Bisnis ini jauh lebih terkenal daripada bisnis sapi yang lainnya walaupun usaha yang berkembang termasuk kedalam usaha skala kecil.

Jenis-Jenis Sapi Potong dengan Kualitas Daging Terbaik

Berbisnis sapi potong ini merupakan salah satu bentuk usaha yang sangat menggiurkan. Di Indonesia sendiri mempunyai berbagai jenis sapi potong yang mempunyai kualitas daging unggul. Berikut ini merupakan beberapa jenis sapi potong unggulan yang perlu Anda ketahui. 

1# Sapi Simental

Jenis sapi potong yang mempunyai kualitas unggul lainnya yaitu sapi simental atau bisa disebut dengan Swiss Fleckvieh. Sapi ini berasal dari salah satu daerah yang ada di negara Switzerland. Jenis sapi simental mempunyai ciri khas yang unik, selain dapat menghasilkan daging yang unggul juga dapat menghasilkan susu dengan jumlah yang cukup banyak. 

Bahkan sapi ini mempunyai keseimbangan yang baik antara jumlah daging dengan susu yang dihasilkan. Selain itu, keunggulan lain yang dimiliki sapi simental yaitu dapat tumbuh dengan cepat. Ciri fisik yang dimiliki jenis sapi ini yaitu bulunya berwarna kuning hingga kecoklatan, serta bentuk badan yang panjang. 

Selain itu pada bagian kepala, umumnya mempunyai warna putih pada bagian atasnya. Sapi simental tergolong kedalam jenis sapi yang mempunyai ukuran sangat besar. Berat sapi simental jantan dewasa dapat mencapai hingga 1400 Kg, sedangkan sapi betina dewasa dapat mencapai 600 hingga 800 Kg.

2# Sapi Limousin

Sapi Limousin adalah sapi yang berasal dari Prancis dan banyak sekali dicari oleh masyarakat Indonesia. Habitat sapi ini adalah daerah yang berhawa dingin dan jarang ditumbuhi oleh rerumputan. Karenanya, sapi ini dapat bertahan dan memiliki daya tahan tubuh yang tinggi.

Kualitas dari daging sapi Limousin ini tidak perlu dikhawatirkan lagi, karena memang sangat bagus. Tak heran jika dagingnya disebut sebagai daging sapi unggulan. Ciri-ciri dari sapi ini adalah memiliki kaki yang putih, berkulit coklat tua dan memiliki badan yang panjang. Beratnya bisa mencapai hingga 1200 kg atau bahkan 1,2 ton.

3# Sapi Brahma

Salah satu jenis sapi potong yang mempunyai kualitas unggulan yaitu sapi brahma. Jenis sapi ini biasa disebut dengan sapi brahman. Sesuai dengan namanya, sapi brahman ini berasal dari India. 

Jenis sapi ini mempunyai kualitas yang lebih unggul jika dibandingkan dengan sapi potong lokal. Sapi brahman merupakan salah satu jenis sapi potong yang memiliki pertumbuhan cepat, yaitu sekitar 0.8 kg setiap harinya. Sapi jantan dapat mencapai berat 800 kg sedangkan untuk sapi betina mencapai 500 kg. 

Ciri khas yang dimiliki sapi brahman yaitu punuknya yang besar, berkulit longgar, serta adanya gelambir yang ada di bawah leher hingga perut. Selain itu telinga yang dimiliki juga cukup panjang menggantung dan pada bagian ujung membentuk runcing. Jenis sapi ini merupakan salah satu jenis sapi potong yang mempunyai kualitas terbaik untuk dikembangkan. 

4# Sapi Beefalo

Sapi ini termasuk kedalam sapi yang sangat popular di Benua Amerika. Sapi Beefalo ini merupakan hasil persilangan antara sapi Cattalo dengan bison Amerika. Sapi Cattalo merupakan sapi lokal dari Amerika, sedangkan bison memiliki bobot yang sangat besar. Sehingga persilangan yang diperoleh dapat membuat sapi jenis ini mempunyai ukuran yang sangat besar.

Dari bentuk tubuh sapi ini yang sangat besar, tentunya mengandung daging yang padat. Daging sapi jenis ini memiliki lemak yang cukup rendah. Kolesterol dari daging yang dimiliki juga tergolong rendah dan memiliki protein yang tinggi. 

5# Sapi Ongole

Sapi Ongole adalah sapi yang tergolong kedalam sapi berpunuk yang berasal dari India. Secara sekilas sapi ini terlihat mirip dengan sapi Brahman. Namun apabila dilihat lebih teliti, sapi ini memiliki tanduk kecil sedangkan sapi Brahman tidak. Ciri-cirinya adalah warna dari tubuhnya yang putih, berpunuk abu-abu gelap dan memiliki titik hitam di lutut.

Di Indonesia, sapi ini lebih banyak dikembangkan di Pulau Sumba. Sehingga banyak orang menyebutnya sebagai SO atau Sumba Ongole. Selain sebagai sapi potong, sapi ini juga termasuk kedalam sapi pekerja. Karena punuk yang dimiliki sering digunakan masyarakat untuk mengangkat beban berat. Bahkan sapi ini juga dapat digunakan untuk membajak sawah.

6# Sapi Bali

Sapi Bali merupakan salah satu jenis sapi potong lokal yang ada di Indonesia. Ciri khas yang dimiliki oleh sapi ini adalah memiliki warna putih pada bagian kakinya. Dan uniknya, pantat dan lututnya juga dipenuhi dengan warna putih. Awalnya sapi ini berwarna keemasan, namun pada jenis sapi jantan akan mengalami perubahan warna menjadi lebih hitam pada saat beranjak dewasa.

Sapi ini berasal dari habitat yang liar. Oleh karenanya sapi ini memiliki tenaga yang cukup besar. Selain itu, daya tahan tubuh yang dimilikinya juga tergolong besar sehingga selain menjadi sapi potong, sapi ini juga dapat digunakan sebagai sapi pekerja. 

Setiap harinya, sapi ini akan mengalami pertumbuhan hingga 0,8 kg per hari. Pada usia 1,5 tahun berat jenis sapi ini bisa mencapai hingga 217 kg. Walaupun postur tubuhnya yang pendek, namun sapi ini dapat tumbuh dengan bobot hingga mencapai 400 kg.

7# Sapi Madura

Sesuai dengan namanya, sapi ini berasal dari Madura, Indonesia. Sapi Madura adalah sapi dari hasil persilangan antara sapi Zebu dan sapi Bali. Sapi ini tergolong berukuran kecil apabila dibandingkan dengan jenis sapi lainnya. Sapi ini memiliki ciri khas yaitu berwarna merah bata dan memiliki tanduk kecil di bagian kepalanya.

Sapi ini memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan dapat bertahan hidup pada daerah bercuaca tropis. Pertumbuhan dari sapi Madura adalah 0,5 hingga 0,8 tiap harinya. Jenis sapi ini tergolong lebih kecil daripada sapi potong Ongole. Walaupun ukurannya yang lebih kecil, namun sapi ini juga dapat digunakan sebagai sapi pekerja.

Tenaga dari sapi ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk membajak sawah miliknya. Tradisi Madura yang biasa dikenal dengan tradisi Karapan Sapi juga menggunakan jenis sapi Madura ini. 

8# Sapi Aceh

Sapi Aceh adalah salah satu jenis sapi hasil persilangan dari sapi Bos Sondaicus dengan sapi Zebu. Ciri khas dari sapi Aceh adalah memiliki gelambir pada bagian lehernya. Selain itu, daya tahan tubuhnya yang sangat tinggi dapat membuat sapi ini sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.

Walaupun pakan yang diberikannya mempunyai kualitas yang rendah, namun sapi ini masih dapat mempertahankan hidupnya dengan mudah. Sapi ini dapat bertahan walaupun hidup pada daerah dengan cuaca yang panas. Selain itu, sapi Aceh relatif memiliki ketahanan tubuh yang tinggi terhadap parasite endemic, virus dan penyakit.

Perhitungan Biaya Operasional Ternak Sapi Potong

Biaya operasional yang digunakan untuk bisnis sapi potong tergantung pada besar kecilnya usaha yang akan dikembangkan. Tentunya semakin besar usaha, maka akan membutuhkan biaya operasional yang besar pula. Dalam jenis bisnis ini terdapat modal awal dan juga pengeluaran biaya operasional.

Modal awal yang perlu dikeluarkan dalam bisnis sapi potong adalah biaya untuk membeli sapi utuh. Artinya biaya awal yang dibutuhkan untuk membeli sapi yang akan diternak. Kemudian dibutuhkan juga biaya sewa tanah apabila masih belum memiliki lahan sendiri. Selain itu, dalam menjalankan bisnis ini dibutuhkan modal untuk pembuatan kandang peternakan sapi potong dan biaya peralatan untuk ternak sapi potong.

Sedangkan pengeluaran operasional dalam bisnis ini meliputi pakan utama dan pakan tambahan untuk hewan ternak. Biaya kesehatan juga tergolong kedalam biaya operasional, dimana mencakup vaksin, obat-obatan, dan vitamin untuk sapi potong.

Biaya operasional lain juga perlu untuk diperhatikan, misalnya biaya untuk air dan listrik. Serta biaya perkawinan antara sapi ternak dan biaya lain-lain yang sekiranya mendadak. Walaupun biaya operasional yang dikeluarkan cukup besar, namun pendapatan per bulannya juga tergolong sangat tinggi.

Pendapatan dari ternak sapi potong dapat diperoleh dari harga daging hasil peternakan. Kemudian hasil lainnya seperti kotoran sapi, kulit sapi dan bagian dalam sapi juga memiliki harga jual tersendiri. Dengan ini, modal awal investasi akan kembali dengan cepat karena penghasilan perbulan yang tinggi.

Demikianlah penjelasan mengenai peluang yang menjanjikan dalam bisnis sapi potong. Selain menjanjikan, Anda dapat dengan mudah memilih jenis sapi mana yang akan Anda gunakan. Dengan menjalankan bisnis sapi potong ini, Anda juga dapat berkontribusi pada perekonomian dalam hal membuka lapangan pekerjaan.

 


No comments

Post a Comment

DON'T MISS

Facebook, Instagram, Tiktok, Youtube
© all rights reserved
i want my journey to be full of laughter